JURUSAN KULIAH

10 Pilihan Jurusan Kuliah Untuk Orang Yang Tidak Terlalu Pintar

Avatar photo
Author - Tipscermat.com

Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Indonesia

Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Gajah Mada

Dosen Educational Sciences at Universitas Indonesia

English Teacher at Ruangguru.com

Content Writer at Kompas.com

Menggeluti bidang pendidikan dan informasi pendidikan seputar universitas, beasiswa, jurusan kuliah, dan berpengalaman sebagai pengajar bahasa inggris sejak tahun 2019.

Avatar photo
Author - Tipscermat.com

Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Indonesia

Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Gajah Mada

Dosen Educational Sciences at Universitas Indonesia

English Teacher at Ruangguru.com

Content Writer at Kompas.com

Menggeluti bidang pendidikan dan informasi pendidikan seputar universitas, beasiswa, jurusan kuliah, dan berpengalaman sebagai pengajar bahasa inggris sejak tahun 2019.

TIPSCERMATJurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar pasti akan akan banyak dicari, apalagi mereka yang tidak mau berpikir berat. Sebagai contoh yang tidak terlalu pintar matematika, pasti akan menghindari jurusan-jurusan saintek.

Untuk beberapa orang, ada yang berpikiran kuliah hanya bertujuan mendapat gelar saja. Sehingga beberapa orang yang malas berpikir berat, akan memilih jurusan santai.

Hal terpenting yang harus di pertimbangkan sebelum memilih jurusan, ketahui lah kemampuan dan passion diri sendiri. Meskipun tidak terlalu pintar, kuliah sesuai keinginan akan membuat perkuliahan tidak terasa begitu berat.

Apa Sajakah Jurusan Kuliah Untuk Orang Yang Tidak Terlalu Pintar ?

Beberapa calon mahasiswa ada yang merasa tidak terlalu pintar dalam mata kuliah tertentu. Hingga membuat mereka memilih jurusan yang bisa menggunakan penalaran dan logika saja. Berikut jurusan-jurusan yang bisa dipilih :

1. Jurusan Bahasa dan Sastra

Rekomendasi jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar, bisa memilih jurusan bahasa dan sastra. Jurusan ini dikenal cukup santai dan tidak mempelajari materi yang menggunakan hitungan.

Seperti yang diketahui, materi hitungan merupakan materi yang berat, sehingga sangat dihindari bagi beberapa calon mahasiswa.

Bahasa dan sastra merupakan jurusan yang sepi peminat, namun jurusan ini mempunyai banyak lapangan kerja. Lulusan jurusan ini bisa memilih sebagai editor novel, bidang jurnalistik, penerjemah, bidang pariwisata dan lainnya.

BACA INI :  Ini Jurusan di UGM dan Biaya Kuliahnya

2. Jurusan Hubungan Internasional

Hubungan internasional atau HI ini memiliki banyak peminat bagi yang ingin bekerja sebagai diplomat. Banyak yang dipelajari seperti melihat isu politik, kemiskinan, lingkungan, keamanan dan seluruh bagian kehidupan untuk bisa menjalin kerjasama antar negara.

Setelah lulus, jurusan HI memiliki prospek kerja yang cukup luas, seperti menjadi diplomat, organisasi dunia dan internasional, dan perusahaan multinasional.

3. Jurusan Perhotelan dan Pariwisata

Perhotelan dan pariwisata dianggap jurusan yang mudah, sehingga  cocok untuk yang merasa kurang pintar.  Pada jurusan ini, ada materi yang dipelajari, seperti manajemen resepsionis, produksi makanan dan minuman,  keuangan, penjualan dan pemasaran, sampai manajemen acara.

Mahasiswa yang tidak menyukai pembelajaran di kelas, maka jurusan perhotelan dan pariwisata merupakan jurusan yang bisa dijadikan pilihan. Sebab, mahasiswa lebih banyak mendapatkan materi pembelajaran melalui praktek di luar kelas daripada mendapatkan teori di dalam kelas.

4. Jurusan Sejarah

Jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar selanjutnya yaitu jurusan sejarah. Materi yang dipelajari tentang peristiwa di masa lalu dalam konteks yang berbeda. Mulai dari konteks geografi, agama, seni dan budaya, politik, militer, dan kesehatan.

Di tingkat sekolah, pembelajaran hanya pada peristiwa kemerdekaan atau masa kerajaan-kerajaan di Indonesia. Namun di tingkat universitas, yang dipelajari akan lebih kompleks dan detail.

Jurusan sejarah cocok untuk yang menyukai literatur dan analisis te sudah terjadi tentang hal-hal yang terjadi di masa lampau.

Prospek kerjanya dapat menjadi jurnalis, pustakawan, dosen, reporter, penyiar, pemandu wisata, dan lainnya yang berhubungan dengan sejarah.

5. Jurusan Komunikasi

Secara sederhana, jurusan komunikasi ini mempelajari proses bagaimana penyampaian pesan yang dilakukan dengan efektif. Cabang ilmu jurusan ini sangat erat hubungan atau interaksi sesama manusia.

BACA INI :  10 Ciri Orang yang Cocok Masuk Jurusan Psikologi di Era Gen-Z

Salah satu keuntungan kuliah di jurusan komunikasi adalah dibutuhkan dalam perusahaan besar maupun kecil. Setiap perusahaan membutuhkan seorang public relation untuk mempromosikan tentang produk mereka.

Prospek kerja dari jurusan komunikasi yaitu di dunia pertelevisian , media cetak seperti koran, radio, hingga perusahaan swasta.

6. Jurusan Ilmu Hukum

Masuk ke jurusan hukum, bisa menjadi pilihan bagi yang merasa kurang terlalu pintar. Namun, tentu akan banyak dituntut untuk lebih rajin membaca buku.

Ilmu hukum harus lebih banyak memahami hukum-hukum, seperti peraturan perundang-undangan. Peraturan yang dapat mengatur seseorang agar tidak bertindak merugikan orang di sekitarnya.

Prospek kerja setelah lulus dapat menjadi pengacara (advokat), politisi, diplomat, notaris, jaksa, dan lainnya.

7. Jurusan Filsafat

Filsafat merupakan induk dari segala jenis ilmu. Mempelajari semua permasalahan dasar manusia yang terjadi dan kaitannya dengan realita.

Jadi yang membuat beda jurusan filsafat dengan ilmu lainnya yaitu menekankan ilmu praktis dan pragmatis.

Selain itu, akan belajar mengenai hal yang mendasar seperti tujuan hidup, moralitas, esensi manusia, dan nurani.

Prospek karir jurusan filsafat yaitu menjadi penulis buku, tokoh agama, psikoterapis, dosen, hingga psikoterapis.

8. Jurusan Seni

Jurusan seni merupakan jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar. Alasan tersebut diperkuat karena jurusan seni tidak perlu membaca banyak buku, hafalan, atau melakukan perhitungan.

Akan tetapi, jurusan ini harus dipilih oleh orang-orang yang mempunyai bakat. Bakat tersebut dapat diperkuat dan di pelajari lebih dalam saat di jenjang universitas.

Masuk ke jurusan seni, akan belajar seni rupa, kriya, tari, dan sebagainya. Prospek kerja nya pun akan mengikuti bakat yang dimiliki.

9. Jurusan Sosiologi

Sosiologi merupakan ilmu yang mengenai perilaku sosial antar masyarakat. Jurusan sosiologi ini akan dipilih calon mahasiswa yang memiliki intuisi dan terlatih di masyarakat.

BACA INI :  10 Jurusan Paling diminati dan Mudah Cari Kerja

Setelah kuliah, mereka yang mudah beradaptasi biasanya akan menjadi seorang community organizer di lembaga swadaya masyarakat atau LSM, perusahaan dengan posisi corporate social responsibility atau CSR karena lebih dekat dengan masyarakat.

10. Jurusan Tata Boga

Jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar yang terakhir yaitu jurusan tata boga. Apalagi jika tipe orang yang malas baca buku, perhitungan, dan menghafal maka jurusan ini bisa jadi pilihan paling tepat.

Jika menyukai semua hal tentang masakan, jurusan tata boga bisa membantu mengembangkan bakat memasak yang dimiliki.

Materi jurusan ini yang menggunakan teori di dalam kelas hanya sedikit. Materi akan lebih banyak diberikan saat praktek di luar kelas.

Pekerjaan setelah lulus pun bisa dibuka sendiri dengan mendirikan restoran maupun sebuah rumah makan, namun bisa juga menjadi koki di sebuah hotel, rumah sakit dan lain sebagainya.

Diatas merupakan 11 jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar, bisa dijadikan referensi untuk memilih jenis jurusan yang tepat. Lebih baik kenali bakat yang terdapat di dalam diri, supaya lebih bisa dimanfaatkan untuk karier di masa depan.

Avatar photo
Author - Tipscermat.com

Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Indonesia

Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Gajah Mada

Dosen Educational Sciences at Universitas Indonesia

English Teacher at Ruangguru.com

Content Writer at Kompas.com

Menggeluti bidang pendidikan dan informasi pendidikan seputar universitas, beasiswa, jurusan kuliah, dan berpengalaman sebagai pengajar bahasa inggris sejak tahun 2019.

More Posts
Back to top button